Basis PDIP, Golkar Dominasi Kemenangan Pilkada Jawa Tengah

Tempo.Co 21-Feb-2017 08:38 Technology
Basis PDIP, Golkar Dominasi Kemenangan Pilkada Jawa Tengah

HayalBand, Semarang - Calon kepala daerah yang diusung Partai Golkar mendominasi kemenangan dalam pilkada serentak 2017 di Jawa Tengah. Dari tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah yang menggelar pilkada, calon yang diusung Partai Golkar menang di enam daerah. Padahal, provinsi ini dikenal sebagai “kandang banteng”, daerah basis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Kemenangan ini jauh melampaui target partai bentukan Orde Baru itu. Ketua Harian Partai Golkar Jawa Tengah M. Iqbal Wibisono mengatakan partainya hanya mentargetkan menang 60 persen. “Tapi, kami mampu menang di enam daerah atau mencapai 84 persen,” kata Iqbal di Semarang, Selasa, 21 Pebruari 2017.

Baca:
Meski Masih Berkonflik, PPP Jawa Tengah Menangi Lima Pilkada
5 Calon Inkumben Klaim Unggul dalam Pilkada Jawa Tengah

Enam pasangan calon yang diusung Golkar yang menang itu ada di Cilacap (Tatto Suwarta-Syamsul Auliya), Banjarnegara (Budhi Sarwono-Syamsudin), Brebes (Idza Priyanti-Narjo), Batang (Wihaji-Suyono), Pati 9Haryanto-Saiful Arifin), dan Kota Salatiga (Yulianto-Haris). Dari enam kemenangan ini, calon yang murni kader Golkar hanya di Batang dan Banjarnegara.

Satu-satunya calon yang diusung Golkar yang kalah ada di Jepara, yaitu pasangan calon Subroto-Nur Yahman. Perhitungan sementara menunjukkan calon dari PDIP yang menang, yaitu pasangan Ahmad Marzuqi-Dian Kristiandi.

Baca juga:
Fatwa MA Status Ahok, Ini Pesan Ketua Umum PP Muhammadiyah 
Undangan Aksi 212 Catut NU, PBNU: Ada Implikasi Pidananya

PDIP hanya menang di tiga daerah, yakni di Brebes, Pati dan Jepara. Padahal, partai banteng moncong putih ini mentarget menang di empat daerah.

Iqbal mengatakan bagi Partai Golkar menang di enam daerah itu tidak berarti ada persaingan ketat dengan PDIP Jawa Tengah. Sebab, kompetisi perebutan kepala daerah/wakil kepala daerah harus berkoalisi dengan partai lain. Nah, kebetulan dalam pilkada 2017 Jawa Tengah itu pasangan yang diusung Golkar lebih banyak yang menang dibanding PDIP.

Meski dua partai ini juga ada yang berkoalisi, yakni di Brebes dan Pati. Di Pati, hampir semua partai memang mengusung satu pasangan calon, yakni Haryanto-Saiful Arifin. Sehingga di daerah ini hanya ada satu pasangan calon.

Menurut Iqbal, pilkada menguras energi karena harus berkompetisi di lapangan. Pilkada, kata dia, adalah pertempuran strategi, pertempuran metode, dan pertempuran pencitraan. Selain itu, calon juga harus mumpuni dan rajin turun ke bawah. “Parpol pengusung juga harus solid.”

ROFIUDDIN

Related Post