Puji Trump, Produsen Sepatu NB Dituding Dukung Rasisme

Tempo.Co 18-Nov-2017 00:01 Technology
Puji Trump, Produsen Sepatu NB Dituding Dukung Rasisme

HayalBand, Jakarta - Produsen sepatu asal Amerika Serikat, New Balance (NB), dikritik terkait ucapan selamat dari salah satu petingginya terhadap pemenang pemilu Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump.

Ucapan itu mengundang kemarahan beberapa penduduk Amerika Serikat yang anti terhadap Trump. Menurut mereka, pernyataan NB itu mengisyaratkan bahwa perusahaan itu mendukung sikap fasis dan rasis Trump.

Dalam sebuah wawancara, Matthew LeBretton, Wakil Presiden New Balance untuk Urusan Publik, mengatakan pemerintahan Trump akan lebih baik dari presdien saat ini, Barack Obama.

"Pemerintahan Obama selama ini menutup telinga. Dengan terpilihnya Trump, semuanya akan menjadi lebih baik," kata LeBretton, seperti dilansir Washington Post, Rabu, 16 November 2016.

Pernyataan itu dibuat untuk menanggapi pertanyaan tentang Kemitraan perjanjian perdagangan Trans-Pacific (TPP), sebuah inisiatif yang dipimpin oleh Presiden Obama dan kukuh ditentang oleh Trump.

New Balance, yang berbasis di Boston, merupakan satu-satunya perusahaan besar yang masih membuat sepatu atletik di Amerika Serikat. Mereka mengatakan kebijakan TPP akan menghambat bisnis dan hanya menguntungkan pesaingnya yang beroperasi di luar negeri.

Hal itu membuat orang yang anti terhadap Trump mengatakan dengan penolakan terhadap TPP mengartikan New Balance telah mendukung semua program Trump, termasuk hal-hal rasis dan kontroversial lainnya.

"Jadi fakta bahwa dia seorang rasis dan sangat tidak layak untuk menjadi presiden tidak mengganggu mereka," kicau seorang wanita di Twitter.

"Saya telah menggunakan New Balance selama 10 tahun terakhir," tulis yang lain. "Jika mereka mendukung Trump, saya akan berhenti memakainya."

Pekan lalu, beberapa orang mengunggah gambar membakar sepatu NB di Internet, sebagai bentuk protes terhadap sikap perusahaan perlengkapan olahraga tersebut.

Bahkan dalam postingan yang dibuat selama akhir pekan, blogger pro neo-Nazi, Andrew Anglin, menyatakan New Balance merupakan "sepatu resmi orang kulit putih."

Anglin mengatakan bahwa semua pengikut neo-Nazi wajib membeli dan memakai New Balance (NB) karena itu merupakan produk yang khusus dibuat bagi orang kulit putih. Menurut Anglin, NB merupakan simbol supremasi kulit putih.

Namun hal itu langsung dikonfirmasi oleh NB melalui unggahan di Twitter resminya bahwa tuduhan itu tidak benar. Justru NB sangat tidak mentolerir fanatisme atau kebencian dalam bentuk apapun.

WASHINGTON POST | INDEPENDENT | YON DEMA

Related Post